Tips Motor Kopling di Tanjakan dan Turunan

tips motor kopling

Motor kopling memiliki daya tarik tersendiri bagi pengendara motor. Meski cara mengendarainya cukup susah, banyak pengendara motor kopling suka dengan motor ini karena memberikan kesan macho ketika berkendara. Kalau Anda juga suka dan ini adalah motor kopling pertama Anda, memahami tips motor kopling sebelum berkendara perlu Anda tahu.

Paling susah sebenarnya adalah ketika berkendara di jalan menanjak atau menurun. Jika Anda salah, bisa – bisa motor Anda akan mati di tempat dan ini tentu akan berbahaya bagi Anda sendiri atau pengendara lain. Oleh sebab itu, berikut tips motor kopling di tanjakan dan turunan yang Anda perlu pahami!

Tips Motor Kopling di Tanjakan dan Turunan

Sebelum kita membahas tentang tips motor kopling di tanjakan dan turunan, terlebih dahulu kita akan mengenal tentang cara kerjanya seperti apa. Jadi sesuai dengan fungsinya, cara kerja kopling adalah memindahkan gigi secara halus.

Lempeng kopling akan tertekan oleh kampas rem ketika tuas kopling ditarik. Dengan begitu motor bisa berhenti. Ketika berhenti itulah pengendara bisa memindahkan gigi.

tips motor kopling

Pada motor kopling, Anda akan menemukan sebuah tuas kopling yang sering disebut sebagai handle. Tuas ini berada pada bagian setang sebelah kiri yang bentuknya mirip dengan rem tangan. Juga terdapat transmisi yang dapat diubah untuk mengatur kecepatan kendaraan.

Setiap gigi pada motor kopling juga memiliki tugas dan fungsi sendiri – sendiri. Kemampuan masing – masing gigi dalam menghasilkan kecepatan juga cenderung terbatas. Gigi rendah bertugas untuk membantu mesin dalam menghasilkan torsi yang kuat. Biasanya gigi rendah digunakan ketika awal start dan bisa membawa motor berjalan pelan.

Sementara gigi yang lebih tinggi biasanya membantu mesin menjaga kecepatan tertentu, melawan aliran udara serta meraih kecepatan yang lebih tinggi. Berikut perbandingan kecepatan yang dihasilkan pada masing – masing gigi :

  • Gigi 1 : berjalan pada rentang kecepatan 0 – 10 km/ jam
  • Gigi 2 : berjalan pada rentang kecepatan 10 – 40 km/ jam
  • Gigi 3 : berjalan pada rentang kecepatan 40 – 60 km/ jam
  • Gigi 4 : berjalan pada rentang kecepatan 60 – 80 km/ jam
  • Gigi 5 : berjalan pada rentang kecepatan 100 km/ jam ke atas

Berkendara motor kopling memang susah terlebih jika Anda belum pernah belajar motor kopling sebelumnya. Jika Anda ingin berkendara motor yang simple, motor matic lebih cocok untuk Anda. Salah satu motor matic yang nyaman banget dikendarai di jalanan adalah Honda Scoopy. Reviewnya, baca : Review Spesifikasi Honda Scoopy All New Varian

Dalam berkendara motor kopling, Anda juga harus mengingat cara melepas kopling. Jangan asal!

Anda juga harus selalu ingat tentang cara melepas kopling seperti apa karena cara Anda melepas kopling akan sangat berpengaruh terhadap laju kendaraan. Semakin pelan Anda melepas kopling, maka laju motor pun akan semakin halus.

Hindari melepas kopling dengan cara yang kasar atau melepas kopling mendadak karena hal tersebut akan membahayakan diri dan membuat motor menghentak cukup keras.

tips motor kopling

Setelah kita tahu cara kerja motor kopling seperti apa, sekarang kita akan membahas tips motor kopling untuk berkendara di tanjakan. Tata caranya sebagai berikut :

  • Pertama – tama, Anda buka grip gas pada motor kopling dan usahakan Anda menjaga agar putaran mesin selalu berada pada angka 3.000 rpm. Jika motornya tidak memiliki takometer, gunakan patokan seperempat bukaan gas. Ketika grip gas terbuka, upayakan tangan Anda dalam kondisi masih menahan rem depan.
  • Selanjutnya buka tuas kopling secara perlahan sampai motor terasa bergerak mendorong.
  • Selanjutnya tahan tuas kopling dan lepas rem tangan maka motor Anda akan mulai merayap. Lepaskan tuas kopling jika motor sudah berjalan mulus sambil tambah gasnya sedikit demi sedikit.
  • Jika Anda lewat pada jalan dengan kondisi tanjakan cukup panjang, baiknya Anda tetap bertahan pada satu gigi. Jika kondisi tanjakan macet, gunakan teknik ketika melihat kendaraan di depan Anda berhenti maka Anda harus segera menarik tuas kopling dan lakukan pengereman.

Sampai saat ini banyak pengendara motor kopling yang melakukan aksi gantung kopling ketika sedang berada di area jalan tanjakan. Banyak yang mengaku bahwa hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar momentum bukaan gas dan rem tetap seimbang. Padahal cara ini sebenarnya tidaklah tepat atau keliru.

Jika motor sudah berjalan mulus, tuas kopling baiknya Anda lepaskan saja. Anda tinggal menjaga agar bukaan gas tidak kekecilan atau terlalu besar. Menggantung kopling hanya menjadi cara yang menyebabkan kampas kopling cepat aus bahkan gosong.

Hal ini tentu akan menjadi masalah nantinya. Banyak motor yang menyerah ketika melalui tanjakan karena kondisi kampas koplingnya sudah gosong dan akhirnya tidak bisa beroperasi lagi. Oleh karena itu jika memang Anda membutuhkan perpindahan gigi, pastikan agar medan jalannya tidak menanjak atau curam sehingga Anda tidak perlu menggantung kopling yang dapat menyebabkan aus.

tips motor kopling

Sementara jika Anda mengalami kemacetan ketika sedang berkendara di jalan tanjakan, ada beberapa hal penting yang Anda harus pahami di antaranya :

  • Persneling motor perlu Anda turunkan ke gigi rendah, hal ini juga bisa diterapkan pada jalanan yang menanjak atau macet.
  • Ketika berkendara pada jalan tanjakan, gantung kopling setengah
  • Pastikan gas tetap dalam kondisi stabil dan jaga agar mesin tidak mati
  • Jangan biasakan menarik tuas kopling secara penuh. Hal ini tentu berbeda dengan sepeda motor lain seperti motor bebek ketika melalui tanjakan atau jalan biasa.
  • Pastikan gerakan tangan kanan Anda sigap menarik gas. Tangan kiri juga perlu Anda pastikan selalu sigap untuk menarik kopling. Sementara kaki kanan Anda digunakan untuk menekan pedal rem.

Jika Anda sudah berhasil melewati tanjakan, tugas dan tantangan Anda selanjutnya adalah melewati jalanan turunan. Pada jalanan turunan, Anda bisa menggunakan gigi 3. Anda bisa memanfaatkan fitur engine brake ketika melalui jalanan menurun tersebut.

Engine brake ini adalah suatu metode pengereman mesin yang menggunakan tenaga mesin untuk memperlambat kecepatan kendaraan. Ketika motor berada pada kecepatan tinggi, kemudian engine brake akan sangat membantu proses pengereman.

Bagaimana? Tertarik untuk belajar mengendarai motor kopling? Banyak rekomendasi motor kopling yang macho banget. Selain Ninja, jika Anda ingin membeli motor kopling dengan harga yang lebih murah, motor All New Yamaha XSR dapat menjadi pilihan. Review spesifikasinya, baca : Inilah 10 Spesifikasi Motor Pria All New Yamaha XSR Terbaru

Baca juga : Review Lengkap Yamaha WR 155

Pastikan Anda berikan perawatan yang tepat agar motor kopling selalu dalam keadaan sehat dan nyaman jika Anda gunakan. Dalam berkendara, pastikan Anda berhati – hati dan harus selalu berupaya safety selama berada di jalan. Selamat berkendara!